Seleksi Cabang Renag O2SN SD Tingkat Kecamatan Moutong Digelar, Ini Daftar Sekolah Terbaik
![]() |
| Seleksi Renang |
Moutong- Suasana pagi di pesisir Pantai Tarnati terasa berbeda pada Selasa, 4 Februari 2026. Deru ombak berpadu dengan semangat puluhan siswa sekolah dasar yang datang membawa mimpi besar: terpilih sebagai wakil Kecamatan Moutong pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang renang. Apa yang membuat seleksi ini istimewa? Selain lokasi yang unik, prosesnya dirancang untuk menyaring talenta terbaik—bukan hanya cepat, tetapi juga siap dibina hingga level kabupaten.
Seleksi renang O2SN tingkat Kecamatan Moutong diikuti perwakilan SD se-Kecamatan Moutong, masing-masing didampingi guru pendamping dan kepala sekolah. Kehadiran para pendidik dan pimpinan sekolah menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan. Di garis start, para peserta menunjukkan keberanian dan disiplin; di tepi pantai, orang tua dan guru memberi dukungan penuh.
Panitia menilai peserta berdasarkan teknik dasar, kecepatan, dan ketahanan. “Kami ingin menemukan anak-anak yang bukan hanya unggul hari ini, tetapi punya potensi untuk dibina ke tahap berikutnya,” ungkap salah satu panitia seleksi singkat di sela kegiatan.
Dari seluruh peserta, masing-masing lima (5) siswa putra dan lima (5) siswa putri dinyatakan lolos seleksi awal. Sepuluh atlet muda terpilih ini akan mengikuti program latihan lanjutan sebelum disaring kembali menjadi dua (2) putra dan dua (2) putri yang akan mewakili Kecamatan Moutong pada O2SN cabang renang tingkat kabupaten. Skema berjenjang ini diharapkan mampu menjaga kualitas dan kesiapan atlet.
Berikut daftar sekolah yang siswanya lolos seleksi awal:
Putra
-
SDN 2 Moutong
-
SD Inpres Raja Basar
-
SD Inpres Moutong Barat
-
SDK Olonggata
-
SD Negeri 1 Tuladanggi
Putri
-
SD Inpres 2 Gio
-
SDN Pembuni
-
SDN Sejoli
-
SD Inpres Moutong Timur
-
SDN Gio
Daftar ini menjadi penanda awal peta kekuatan renang SD di Kecamatan Moutong—sekaligus pemantik semangat bagi sekolah lain untuk terus mengembangkan pembinaan olahraga.
Pemilihan Pantai Tarnati sebagai lokasi seleksi memberi pengalaman berbeda bagi peserta. Alam terbuka menantang fokus dan adaptasi, sekaligus mengajarkan sportivitas dan keberanian. Lebih dari itu, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana ruang publik dapat dioptimalkan sebagai arena pembelajaran dan prestasi bagi anak-anak.
Para guru pendamping mencatat, pengalaman berlomba di alam terbuka meningkatkan kepercayaan diri siswa. “Anak-anak belajar mengelola rasa gugup dan tetap disiplin mengikuti arahan,” tutur seorang guru pendamping.
Dengan dimulainya fase latihan, dukungan berkelanjutan dari sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci. Pembinaan yang konsisten—mulai dari jadwal latihan, pendampingan teknik, hingga pemenuhan gizi—akan menentukan kesiapan atlet menuju tingkat kabupaten.
Seleksi ini juga mengirim pesan kuat: prestasi lahir dari proses. Dari pantai hingga podium, perjalanan atlet muda Moutong baru dimulai. Mari kita kawal bersama, beri ruang tumbuh, dan dukung mereka agar dapat mengharumkan nama daerah.
Bagi orang tua dan pendidik, ajang ini adalah pengingat bahwa bakat anak perlu kesempatan dan ekosistem yang tepat. Dari ombak Pantai Tarnati, semoga lahir juara-juara masa depan.






