Panduan OSN SMP/MTs/Sederajat 2026 Resmi Dirilis, Sekolah dan Siswa Perlu Bersiap Sejak Dini
OSN bukan sekadar lomba adu nilai. Lebih dari itu, OSN menjadi ruang belajar yang menumbuhkan daya nalar, ketekunan, kejujuran, dan karakter unggul peserta didik. Melalui proses seleksi yang berjenjang, siswa diajak belajar menghadapi tantangan, mengelola tekanan, dan menghargai proses.
Pada OSN SMP/MTs/Sederajat Tahun 2026, terdapat tiga cabang ajang yang dipertandingkan, yaitu:
-
Matematika
-
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
-
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Setiap satuan pendidikan dapat mengirimkan maksimal lima peserta terbaik per cabang ajang, hasil seleksi internal sekolah.
Pelaksanaan OSN dilakukan secara bertahap untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta didik di Indonesia. Tahapan tersebut meliputi:
-
OSN Tingkat Sekolah (OSN-S)
-
OSN Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
-
OSN Tingkat Provinsi (OSN-P)
-
OSN Tingkat Nasional, yang terdiri dari tahap Semifinal (daring) dan Final (luring)
Melalui sistem ini, peserta tidak hanya diuji kemampuan akademiknya, tetapi juga kesiapan mental dan kedisiplinannya.
Panduan OSN 2026 menegaskan pentingnya peran sekolah dan guru dalam proses pembinaan. Sekolah tidak hanya bertugas mengirim peserta, tetapi juga menyiapkan ekosistem belajar yang sehat, jujur, dan mendukung tumbuhnya potensi siswa.
Guru pembimbing diharapkan mampu menjadi pendamping belajar yang memotivasi, bukan sekadar pelatih lomba. Karena pada akhirnya, pengalaman mengikuti OSN akan menjadi bekal berharga bagi peserta didik, terlepas dari hasil yang diraih.
Untuk menjaga keadilan dan kepercayaan publik, OSN 2026 dilaksanakan dengan sistem pengawasan berlapis, termasuk pengawasan silang dan pemanfaatan teknologi. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari teguran hingga diskualifikasi.
Peserta terbaik di tingkat nasional akan memperoleh medali, sertifikat digital, dan uang pembinaan. Namun yang tak kalah penting, OSN menjadi sarana membangun kepercayaan diri, daya juang, dan semangat belajar sepanjang hayat.
Dengan diterbitkannya panduan ini, diharapkan sekolah dan peserta didik dapat mempersiapkan diri lebih matang, tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga untuk menumbuhkan karakter generasi pembelajar.
Download Panduan OSN SMP







