Membanggakan! Tiga Sekolah dari Parigi Moutong Terpilih Mengikuti Pendampingan Praktik Baik G7KAIH Tingkat Provinsi
![]() |
| Pendampingan Praktik Baik G7KAIH (Sumber Foto: Firman, S.Pd) |
berandaguru.com – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Praktik Baik Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) pada tanggal 2–4 Juni 2026 di Kantor BPMP Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya reflektif dan inovatif di lingkungan sekolah melalui penguatan karakter peserta didik. Melalui pendampingan tersebut, para kepala sekolah dan guru pendamping diharapkan mampu mendokumentasikan serta menyusun praktik-praktik baik yang telah diterapkan di sekolah masing-masing dalam mendukung implementasi G7KAIH.
Sebanyak 45 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan ini. Para peserta berasal dari sekolah-sekolah yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam pelaksanaan program penguatan karakter di satuan pendidikan.
Khusus dari Kabupaten Parigi Moutong, terdapat tiga sekolah yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut, yaitu SD Inpres 1 Inti Bantaya, SD Inpres Raja Basar, dan SDN 3 Parigi. Kehadiran perwakilan sekolah dari berbagai daerah diharapkan dapat memperkaya pertukaran pengalaman dan praktik baik yang telah berhasil diterapkan.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari kebijakan penguatan karakter, program Sahabat Sekolah Dasar (SSD), orientasi konsep praktik baik, identifikasi potensi sekolah, penyusunan storyboard, hingga teknik presentasi dan wawancara lomba. Peserta juga memperoleh penguatan mengenai media pendukung yang dapat digunakan untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik baik di sekolah.
Selain mengikuti sesi pendampingan, peserta diwajibkan menyiapkan video terkait implementasi G7KAIH di sekolah masing-masing. Video tersebut nantinya akan diikutsertakan dalam program Sahabat Sekolah Dasar (SSD) sebagai sarana berbagi inspirasi dan inovasi antar satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, BPMP Provinsi Sulawesi Tengah berharap semakin banyak sekolah yang mampu mengembangkan budaya positif dan memperkuat karakter peserta didik secara berkelanjutan. Dokumentasi praktik baik yang dihasilkan juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam mengimplementasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara efektif dan inovatif.
Kegiatan pendampingan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik sebagai generasi Indonesia yang berintegritas, mandiri, disiplin, dan berdaya saing.








